Perbedaan OEM dan ODM, Mana yang Tepat untuk Bisnis Anda?

perbedaan oem dan odm

Beberapa perusahaan manufaktur menawarkan jasa produksi atau pengolahan produk untuk pihak ke-3. Perusahaan tersebut ada beberapa macam jenisnya, misalnya OEM dan ODM. 

Penggunaan jasa produksi dari perusahaan ODM mungkin kurang tepat bagi sebagian pengusaha, begitu pula sebaliknya.

Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui perbedaan dari keduanya agar dapat memilih perusahaan manufaktur yang tepat untuk bisnis Anda. Berikut ini perbedaan dari kedua jenis perusahaan tersebut.

Perbedaan Antara Perusahaan OEM dan ODM

Pemilihan perusahaan manufaktur yang tepat dapat memberi keuntungan maksimal bagi bisnis Anda. Agar tidak keliru dalam memilih, Anda perlu memahami pengertian dan cakupan layanan dari perusahaan manufaktur. 

Di bawah ini perbedaan perusahaan OEM dan ODM dilihat dari beberapa aspek!

1. Pengertian OEM dan ODM

Perbedaan antara kedua perusahaan ini dapat Anda lihat dari pengertiannya. OEM (Original Equipment Manufacturer) bisa diartikan sebagai produsen peralatan asli. Perusahaan OEM menawarkan jasa pembuatan produk bagi perusahaan lain.

Produk ini dirancang oleh perusahaan lain dan hak ciptanya juga dipegang oleh perusahaan itu sendiri. 

Jadi, perusahaan OEM membuat produk sesuai rancangan dan spesifikasi pihak ke-3 atau perusahaan lain pemilik merek. Pemasaran produk juga dilakukan oleh pihak ke-3.

Baca juga: Peran Contract Manufacture dalam Pengembangan Produk Farmasi

ODM (Original Design Manufacturer) bisa diartikan sebagai produsen desain asli. Perusahaan ODM merancang produk serta membuatnya sendiri. Kemudian, perusahaan lain memasarkannya dengan merek mereka sendiri. 

Sehingga, pihak ke-3 tidak perlu repot mendesain produk. Semua ini tentu dilakukan sesuai dengan perjanjian antara perusahaan ODM dan pihak ke-3.

2. Layanan yang Ditawarkan oleh Perusahaan OEM dan ODM

Perbedaan OEM dan ODM juga bisa dilihat pada layanan yang mereka tawarkan. Layanan OEM meliputi beberapa hal di bawah ini.

  • Memproduksi produk sesuai spesifikasi yang ditetapkan oleh perusahaan pemilik merek.
  • Merakit produk.
  • Melakukan tes dan quality control atas produk.
  • Mengemas dan melabeli produk.
  • Melakukan pengiriman dan layanan pergudangan
  • Memberikan layanan after sales dan layanan pelanggan.

Di sisi lain, layanan perusahaan ODM adalah sebagai berikut.

  • Mendesain dan mengembangkan produk.
  • Membuat prototype dan mengetes produk.
  • Meng-customize produk sesuai spesifikasi permintaan klien.

3. Contoh OEM dan ODM

Terdapat banyak OEM di Asia. Salah satunya adalah Foxconn. Perusahaan ini membuat telepon seluler sesuai dengan desain yang diberikan oleh Apple Inc. 

Sedangkan perusahaan ODM contohnya adalah Qualcomm. Perusahaan ini membuat microchip ponsel yang kemudian dipakai oleh perusahaan ponsel lain dan dipasarkan dengan merek ponsel tersebut.

Beberapa perusahaan manufaktur bersifat fleksibel. Sehingga, mereka dapat bertindak sebagai OEM maupun ODM. Dengan demikian, Anda tidak perlu pusing mencari tahu perbedaan OEM dan ODM

Salah satu perusahaan terbaik di industri ini adalah Toll Manufaktur Kimia Farma. Kami unggul dalam menghasilkan produk obat dengan standar kualitas yang tinggi. Jadi, tanpa pabrik pun Anda bisa berbisnis!

Menarik bukan? Yuk, langsung saja hubungi kami sekarang juga!

 

Leave A Comment